Bahasan kita kali ini, saya harapkan akan bermanfaat, utamanya bagi Anda yang saat ini rumah tangganya sedang bermasalah.

Karena di artikel ini akan saya sebutkan, cara-cara untuk mempertahankan rumah tangga, yang sudah terlanjur berada di ambang kehancuran.

Idealnya, tentu saja saya lebih berharap, jika Anda tidak pernah membutuhkan bahasan semacam ini. Ketika kita memutuskan untuk menikah, yang inginkan adalah hidup bahagia. Bersama orang yang kita kasihi.

Tetapi kadang, ekspektasi memang tidak seindah realita. Ada kalanya masalah datang silih berganti. Tanpa diduga, tanpa kita nyana. Sehingga berdampak pula pada keutuhan rumah tangga.

Rumah tangga yang terlanjur retak itu, ibarat kaca yang retak pula. Sangat rapuh dan rawan. Satu tekanan kecil saja bisa menjadikannya hancur berkeping-keping. Karena itu, bila sampai berhadapan dengan situasi yang semacam ini, tidak ada salahnya Anda ikuti cara-cara berikut, untuk memperbaiki kondisi rumah tangga, agar pulih kembali.

1. Bangun Kembali Kepercayaan Pasangan

Yang pertama, upayakanlah dulu untuk membangun kembali kepercayaan pasangan. Terutama bila penyebab retaknya rumah tangga ini, karena tadinya ada perselisihan. Bagaimanapun juga, adanya pertengkaran akan membuat tingkat kepercayaan antar pasangan semakin menyusut.

Untuk itu, bangunlah kembali dulu kepercayaan ini secara perlahan. Hilangkan pikiran buruk Anda tentang pasangan, dan percayailah ia, sebagaimana Anda ingin dipercaya olehnya.

2. Jangan Gengsi Meminta Maaf

Yang kedua, jangan gengsi meminta maaf. Ini penting, bila Anda masih ingin menyelesaikan suatu masalah dalam hubungan. Kalau dua orang sama-sama besar gengsi, maka masalah tidak akan pernah selesai.

Meminta maaf bukan berarti menunjukkan bahwa Anda bersalah. Meminta maaf justru menunjukkan, bahwa Anda peduli terhadap hubungan ini. Dan masih punya niat baik untuk melanjutkannya hingga tua nanti.

3. Siap Mengakui Kesalahan Masing-Masing

Yang ketiga, bila kita siap meminta maaf, maka itu artinya, kita harus siap pula untuk mengakui kesalahan masing-masing. Seringkali, dalam pertengkaran rumah tangga, yang salah itu bukan satu orang. Tapi dua orang yang sama-sama memaksakan keinginan. Maka dari itulah, tunjukkanlah bahwa Anda bisa berbesar hati, dengan mengakui kesalahan sendiri.

4. Belajar Memberi Ruang Pada Pasangan

Yang keempat, belajarlah untuk memberikan ruang pada pasangan. Semakin orang didesak, semakin ia akan berontak. Termasuk pasangan Anda juga. Jadi bila saat ini ia belum siap membicarakan suatu masalah, masih perlu waktu untuk mengendalikan emosi, maka berikanlah ia waktu. Jangan saling mendesak untuk berbicara, tetapi justru bersikaplah sabar hingga saatnya tepat.

5. Memperbaiki Komunikasi

Kelima, perbaiki komunikasi. Sebab komunikasi yang buruk akan membuat hubungan rumah tangga menjadi renggang. Suami dan istri sama-sama tidak saling memahami. Dan ketika pasangan merasa kita tidak lagi memahami, maka ketika itulah pertanda pudarnya rasa kasih.

Penting bagi Anda untuk meningkatkan intensitas komunikasi. Carilah kesamaan minat antara Anda berdua, bangunlah percakapan yang lancar, serta gunakan kata-kata yang lembut dan sopan dalam berbicara.

6. Mengerti Kekurangan dan Kelebihan Pasangan

Keenam, cobalah untuk mengerti kekurangan dan kelebihan pasangan. Sebab ketidakmampuan kita untuk menerima kekurangan pasangan, seringkali menjadi salah satu penyebab mengapa hubungan rumah tangga tidak dapat dipertahankan.

Jika sudah tahu apa yang tidak disukai pasangan, maka cobalah merubah kebiasaan buruk Anda dan jadilah pribadi yang lebih baik. Begitu juga sebaliknya, pasangan Anda pun baiknya mencari cara untuk menjadi pribadi yang lebih baik, untuk menyenangkan Anda.

7. Bersikap Terbuka Terhadap Pasangan

Ketujuh, bersikaplah terbuka terhadap pasangan. Saling terbuka, saling jujur pula. Ceritakan berbagai macam kejadian yang terjadi dalam hidup Anda. Ungkapkan semuanya tanpa rahasia, untuk menghilangkan sikap curiga.

8. Redakan Emosi Masing-Masing

Yang kedelapan, redakan emosi masing-masing. Salah satu jalan pembuka, bagi kehancuran rumah tangga, adalah ketidakmampuan kita dalam meredam emosi, ketika suatu perselisihan terjadi. Sama-sama marah, sama-sama tidak ada yang mau mengalah.

Bila masih ingin memperbaiki hubungan rumah tangga ini, maka bersikaplah tenang. Hargai pasangan Anda, agar bisa menyelesaikan setiap perbedaan dengan lebih bijaksana.

9. Luangkan Waktu Untuk Berdua

Kesembilan, luangkan waktu untuk berdua. Sebab keretakan rumah tangga, bisa saja disebabkan kurangnya waktu bersama. Bila memungkinkan, tidak ada salahnya liburan berdua. Atau menghabiskan waktu berkualitas di rumah, setiap ada waktu luang.

10. Mencari Orang Yang Lebih Berpengalaman

Dan yang terakhir, atau yang kesepuluh, bisa dibilang sebagai cara paling mentok. Ini adalah cara terakhir yang bisa Anda ambil, sekiranya benar-benar tidak mendapatkan titik temu.

Cara kesepuluh ini, adalah mencari saran dari orang yang lebih berpengalaman. Dalam hal ini, yang saya maksud adalah konselor tentu saja. Orang-orang yang memang professional di bidangnya.

Pernah saya katakan, bahwa jika terjadi permasalahan rumah tangga, ada baiknya kita tidak mencari saran kepada teman ataupun kawan. Seberapapun baiknya Anda dengan teman Anda.

Karena salah-salah, urusan pribadi Anda hanya akan menjadi konsumsi banyak orang, sementara solusi pun tidak Anda dapatkan. Untuk itu, lebih baik mencari bantuan professional saja.

Namanya berumah tangga, batu sandungan itu wajar. Yang penting kita bisa menghadapinya dengan bijak dan dewasa. Jika Anda berdua siap memegang teguh komitmen untuk bersama, maka besar harapan rumah tangga akan tetap utuh, meski diterpa beragam masalah dan ancaman.

 


Konsultasi Seputar Hal Spiritual, Pelarisan dan Pengasihan, Dengan Ibu Dewi Sundari langsung dibawah ini :

Atau Hubungi Admin Mas Wahyu dibawah ini :

Cara Mempertahankan Rumah Tangga yang Hampir Hancur

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!